mencintamu; setelah pergimu

kalau aku bisa memutar waktu
takkan pernah kubiarkan ini terjadi

kalau aku tau kita berakhir dengan ini
takkan pernah ku ambil langkahku yang keliru

tidak, aku tidak pernah menyalahkanmu
juga rasamu
atau sikapmu

lalu siapa yang patut dipersalahkan?
mungkin; tingkah luguku dan kenaifanku kala itu

nyatanya, sekarang aku tak baik baik saja tanpamu
nyatanya, aku tak bahagia melihatmu terbiasa
bahkan baik baik saja tanpaku

padamu, pemilik suara bariton yang menenangkan
aku mencintaimu;
persis selepas pergimu

bolehkah aku memintamu kembali padaku?

Komentar